Perawat itu sedang berhubungan intim dengan mayat istrinya

Femme.id, Jakarta – Siapa yang tak akan terpukul saat ditinggalkan oleh istri tercinta. Namun apa yang dialami oleh pria ini lebih sangat mengyakitkan.

Pasalnya, disaat kondisi masih berduka ditinggal mati istrinya, ia malah pergoki seorang perawat yang menyetubuhi jenazah sang istri di kamar mayat.

BACA : Sungguh Terlalu, Ketua RT/RW Malah Ikut Aniaya Pasangan yang Ditelanjangi

Tak lama setelah mengurus biaya perawatan rumah sakit yang terletak di Bolivia ini, sang suami dikejutkan dengan kelakuan menjijikkan tersebut.

Pelaku yang masih berusia 27 tahun bernama Grover Macuchapi yang bekerja di Hospital de Clinicas di La Paz itu, kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

BACA JUGA : Sebelum Ditelanjangi, Pasangan Muda-Mudi Ini Memang akan Menikah

Meski demikian, saat diperiksa polisi ia mengaku tidak sadar selama melakukan kejahatan pada jenazah wanita yang saat itu suaminya tengah mengurus biaya perawatan selama sakit di rumah sakit tersebut.

“Tapi saat kembali ke kamar mayat, saya lihat pemandangan yang sangat menjijikkan. Saya lihat dia melakukan perbuatan tak senonoh setelah memelorotkan celananya,” kata sang suami, seperti dilansir dari Metro.co.uk yang dikutip media Shabari.

Kisah Nyata dramatis yang mengundang perhatian publik, bisa diklik di sini

Menurut Douglas Uzquiano, wakil direktur anti-kejahatan di kepolisian La Paz, pada saat kejadian jenazah wanita itu telah dipindahkan ke kamar mayat.

“Sang suami kembali dan menemukan bahwa pria berusia 27 tahun ini melakukan hubungan intim dengan mayat istrinya. Perawat tersebut telah melakukan kejahatan nekrofilia,” ujar Douglas.

Nekrofilia sendiri merupakan kelaianan seksual yang di mana pelakunya merasa puas jika berhubungan intim dengan mayat.

Dalam kasus kejahatan langka ini, polisi La Paz masih bingung untuk menentukan tuduhan yang tepat untuk Macuchapi. Polisi mungkin akan mendakwa Macuchapi dengan pasal tindakan tidak senonoh.

Sementara itu, identitas suami dan mayat wanita yang menjadi korban tidak disebutkan oleh polisi. (sha)



Redaksi Nightlife.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksinightlifeid@gmail.com, dan redaksi@nightlife.id.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here